Back

Senin, 11 April 2022 | 17:09 | Author by Rendy Faqot

PHP dan Windows Azure Blob Storage

Apakah Anda tahu dengan OneDrive, Dropbox, Google Drive, Box? Jika Anda cari nama-nama itu pada search engine kesayangan Anda, maka keempat nama tersebut boleh dikategorikan sebagai layanan penyimpanan yang berbasis cloud. Anda bisa memanfaatkan layanan tersebut secara cuma-cuma (gratis) dan ada pula yang berbayar. Dari sisi pengembang aplikasi tentunya muncul pertanyaan, bagaimana jika para pengembang aplikasi ingin membuat sebuah aplikasi yang didalamnya memungkinkan pengguna untuk memasukkan konten (gambar, teks, video, dll) dan konten tersebut disimpan di salah satu layanan cloud. Sangat bisa tentunya!

 

Pada Desember 2010 (cmiiw), Microsoft meluncurkan sebuah platform cloud dengan nama Windows Azure. Beberapa fitur yang disediakan oleh Azure, diantaranya: Virtual Machine, Data Management, Business Analytics, Mobile services, dan masih banyak lagi. Untuk menjawab pertanyaan sebelumnya, Microsoft menawarkan sebuah layanan bernama Azure Blob Storage yang mampu menyimpan data hingga 500TB (http://msdn.microsoft.com/library/azure/dn249410.aspx). Lalu, bagaimana kita bisa memanfaatkan Azure Blob Storage melalui aplikasi web kita kembangkan?

 

Pada blog post ini, saya akan membahas tentang konfigurasi PHP dan Azure agar keduanya dapat saling berkomunikasi. Dan saya akan membagi pembahasan pada blog ini menjadi dua bagian yaitu pembahasan tentang PHP dan pembahasan tentang Azure Blob Storage.

 

  • PHP
    Saya rasa PHP sudah tidak asing lagi di kalangan Web Developer karena bahasa ini cukup populer. PHP merupakan salah satu pemrograman server-side yang biasa digunakan dalam pengembangan aplikasi web. Lebih jauh tentang PHP dapat Anda baca di http://php.net/manual/en/intro-whatis.php.
  • Azure Blob Storage
    Selanjutnya, kita masuk kepada pembahasan tentang Azure Blob Storage. Azure Blob Storage ini merupakan salah satu layanan penyimpanan berbasis cloud yang diberikan oleh Windows Azure. Sesuai dengan namanya “Blob” yang artinya “Binary Large OBject”, mampu menyimpan data berupa file teks, media (gambar dan suara), maupun instaler aplikasi. Saat ini Azure Storage menyimpan puluhan triliun objek dan menangani jutaan request per detik. Dengan Azure Blob ini Anda tak perlu repot memikirkan berapa banyak ruang penyimpanan yang harus disiapkan pada server Anda ? . Lebih jauh tentang Azure Storage dapat Anda baca di http://azure.microsoft.com/en-us/documentation/articles/storage-introduction/.
php-azure

Bagan konsep Azure Blob Storage



Berikut saya berikan cuplikan tutorial bagaimana menggunakan Azure Blob Storage melalui PHP.

Konfigurasi Azure Blob Storage pada Windows Azure

 

Login ke akun Windows Azure, lalu pilih Items Storage, Klik New. Akan muncul jendela seperti berikut:

 

Konfigurasi Azure Blob Storage

Konfigurasi Azure Blob Storage

 

Isilah URL dengan nama storage, sehingga nantinya Azure Blob Anda dapat diakses melalui URL dengan format seperti berikut:

http://<your-storage-account-name>/blob.core.windows.net/<container-name>/blob-name

 

Konfigurasi PHP

 

  1. Instal PEAR package manager dengan mengunduh file di: http://pear.php.net/go-pear.phar
  2. Simpan file go-pear.phar di root direkrori php. Buka command prompt, lalu ketikkan: php go-pear.phar.
    php-azure-3
  3. Lalu ikuti terus perintahnya sampai Anda diharuskan untuk memperbarui file php.ini.
    php-azure-4
  4. Pastikan proses berhasil dan restart Service php Anda.
    php-azure-5
  5. Anda perlu untuk menginstal sebuah package HTTP_Request2-2.2.1 dan Mail_Mime-1.8.9 pada service PHP karena Azure Blob membutuhkannya agar dapat berjalan dengan baik. Tunggulah sampai proses instalasi selesai.
    php-azure-6
  6. Silahkan unduh library yang dibutuhkan oleh PHP di: https://github.com/Azure/azure-sdk-for-php-samples. Pada file tersebut diberikan pula contoh penggunaannya.
  7. Bukalah folder storage pada direktori root, lalu modifikasi file BlockBlobExample.php atau PageBlobExample.php sesuai dengan konfigurasi akun Azure Blob Storage Anda.
  8. Selamat mencoba. ?

 

Source: http://azure.microsoft.com/en-us/documentation/articles/storage-php-how-to-use-blobs/


Add Comment